Scroll untuk membaca artikel
Lampung Wawai

Reses Di Metro Dan Pringsewu, FX. Siman Tampung Keluhan Warga

7
×

Reses Di Metro Dan Pringsewu, FX. Siman Tampung Keluhan Warga

Share this article

Metro – Dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat, Anggota DPRD Propinsi Lampung, Drs. FX. Siman hadir di Kelurahan Yosodadi Kecamatan Metro Timur Kota Metro, Minggu (26/02/2023), menerima usulan pembangunan atau rehabilitasi jembatan. Hal tersebut diungkapkan Lurah Yosodadi, Fitri Minarni.

Dalam sambutannya, Lurah Yosodadi, Fitri Minarni mengatakan, pembangunan atau rehabilitasi jembatan yang diusulkan panjang 20 meter, serta lebar 6 meter, ini sangat penting, guna menghubungkan kelurahan Yosodadi dengan daerah lain yaitu kabupaten Lampung Timur.

“Tentu keberadaan jembatan ini diharapkan akan berfungsi, sebagai kelancaran akses pendukung pelayanan pendidikan, pemerintahan, kesehatan, dan ekonomi yang dapat meningkatkan, kualitas hidup masyarakat,” Kata Fitri.

Usulan pembangunan atau rehabilitasi jembatan diserahkan oleh Lurah Yosodadi kepada Drs. FX. Siman anggota DPRD Propinsi Lampung, dalam bentuk proposal yang dilampiri tanda tangan 30 warga mengetahui Lurah Yosodadi Kecamatan Metro Timur.

Sementara, saat menggelar kegiatan serupa di kabupaten Pringsewu. Warga mengeluhkan tidak adanya talud dilingkungan sekitar.“Pak de, dilingkungan kami kalo hujan selalu banjir, nah ini harus ada solusinya. Karena, banjir ini sudah lama terjadi,” kata Suranti (35) warga Pringsewu, disela kegiatan reses.

Banjir terjadi, kata dia. Akibat tidak adanya talut atau drainase. Sehingga, air hujan menggenang. Oleh karena itu, besar harapan dari masyarakat Pringsewu untuk segera dicarikan solusinya.

Menyikapi persoalan tersebut, Anggota DPRD Lampung, FX. Siman mengatakan keluhan warga yang disampaikan menjadi catatan, yang harus segera direspon. Sehingga, kendala banjir tidak terjadi lagi di Kabupaten Pringsewu.

Diketahui, kegiatan reses tahap 1 wakil rakyat DPRD Provinsi Lampung ini di gelar mulai tanggal 21 – 28 Februari 2023, masing – masing wakil rakyat harus melaksanakan nya di 12 titik berbeda dengan melibatkan sedikitnya 120 orang peserta.(dry).