Scroll untuk membaca artikel
Hukum dan Kriminal

Sekolah Az Zahra Tak Tahu Vendor Pengerjaan Gedung

11
×

Sekolah Az Zahra Tak Tahu Vendor Pengerjaan Gedung

Share this article

"Saya tidak mengurusi terkait vendor itu, termasuk pekerja dari mana," tegas Kepala SD Az Zahra.

BERI SANTUNAN : Kepala SD Az Zahra Bandarlampung memastikan bertangung jawab dengan memberikan santunan kepada keluarga korban. (Foto Ist)

BANDARLAMPUNG : Pihak Sekolah Az Zahra Bandarlampung akhirnya buka suara atas insiden maut jatuhnya lift barang hingga mengakibatkan tujuh pekerja tewas dan dua luka berat.

Pengerjaan bagian atas gedung itu dilakukan sejak Bulan April 2023 lalu. Para pekerja sedang mengerjakan pembangunan sport center terdiri dari lapangan futsal, basket dan kreatif area.

Kepala SD Az Zahra Iqbal Hafidz Hakim memberikan konfirmasi kepada jurnalis terkait insiden maut terjadi Rabu 5 Juli 2023 petang, di sekolahnya di Jalan DI Panjaitan, Bandarlampung, Kamis 6 Juli pagi. Namun keterangan Iqbal justeru mengundang banyak tanya.

Dia menyatakan mengaku tidak tahu perusahaan vendor mana yang mengerjakan proyek bangunan di sekolah tersebut. Logika sedernahanya, seharusnya sebagai tuan rumah, pemilik gedung harus tahu siapa yang akan mengerjakan, rencana pembangunan, termasuk hal detail dan teknis, menggunakan berapa tenaga dan anggaran yang digunakan.

Pihaknya mengklaim hal itu bukan merupakan urusan pihak sekolah. “Saya tidak mengurusi terkait vendor itu, termasuk pekerja dari mana,” tegasnya berkelit.

Dia membantah bahwa pihak sekolah sempat menutup-nutupi adanya insiden kecelakaan tersebut. Termasuk tidak melaporkan insiden maut itu kepada polisi.

“Terkait tidak lapor itu bukan kami tutupi, tapi posisi memang semua syok, karena posisi sekolah libur dan tidak ada orang,” dalihnya.

Pihaknya juga membantah telah memerintahkan siapa saja termasuk security dan office boy agar tutup mulut memberikan informasi kepada awak media.

Duka Cita Mendalam dan Beri Santunan

Iqbal mewakiuli Sekolah Azzahra menyampaikan turut berdukacita mendalam. Yayasan sudah menyiapkan kompensasi uang duka kepada para korban berupa santunan.

“Tentu Azzahra akan memberikan kompensasi kepada para korban dalam santunan,” ujarnya sedih.

Untuk diketahui, sekolah bonafide ini berdiri sejak tahun 2012 di bawah naungan Yayasan Fatimah Az Zahra. Yayasan in menangungi sekolah formal dari TK-PG, SD dan SMP. (*)