Scroll untuk membaca artikel
Nasional

Komplotan Lampung Gunakan Truk Angkut Puluhan Motor Curian Dari Jakarta 

32
×

Komplotan Lampung Gunakan Truk Angkut Puluhan Motor Curian Dari Jakarta 

Share this article
BARANG BUKTI : Truk pengangkut belasan motor curian komplotan Lampung. (Foto Dok)

RADARTVNEWS.COM Kerja-kerja komplotan pencurian kendaraan sepeda motor (curanmor) yang beraksi di Jakarta dan sekitarnya cukup sistematis. Menyusul ungkap kasus diamankanya belasan motor hasil curian yang hendak dibawa ke Lampung menggunakan truk.

Kini, belasan motor yang diangkut Truk Colt Diesel BE 8469 HE diamankan Polsek Tambora, Jakarta Barat. Ungkap kasus ini merupakan buntut pengembangan dari nyanyian sejumlah tersangka yang lebih awal diamankan.

Modus Operandi

Komplotan curanmor asal Lampung berangkat ke Jakarta sebagai perantau. Mereka menyewa sejumlah kamar kos atau kontrakan secara pindah-pindah. Mereka biasanya bekerja bepasang-pasangan. Setiap hari mereka keliling mencari mangsa. Seorang menjadi joki dan seorang menjadi pemetik. Setiap pasangan membekali diri dengan kunci T dan senjata tajam/ senjata api.

Mereka memiliki target yakni beberapa unit sepeda motor curian setiap hari. Motor curian dikumpulkan di beberapa kontrakan. Lalu, jika dirasa sudah banyak, motor akan dibawa ke Lampung menggunakan mobil angkutan barang untuk selanjutnya dijual kepada penadah. Uang hasil kejahatan digunakan untuk kebutuhan sehari hati dan juga membeli narkoba.

Sebelumnya, aparat Polsek Tambora pernah beberapa kali meringkus sindikat curanmor asal Lampung Timur. Dari sejumlah pelaku yang diamankan disebutkan masih banyak komplotan lain.

Untuk diketahui, dari sejumlah video viral dinarasikan bahwa truk plat nomor polisi mengangkut 15 unit sepeda motor dan akan menyeberang ke Lampung.

Truk warna kuning dengan tulisan stiker Dimas ditangkap Sabtu 29 Juli 2023 sekitar pukul 02.00 WIB.

”Bagi warga yang merasa pernah hilang motor, silahkan cek motornya di Polsek Tambora, dengan membawa BPKB dan STNK untuk kita verifikasi nomor rangka dan identitas lainya,” ujar salah satu aparat. (*)