Scroll untuk membaca artikel
Hukum dan Kriminal

Siapa Brigadir I ? Terlapor Dugaan Penganiayaan Siswa SPN Lampung

14
×

Siapa Brigadir I ? Terlapor Dugaan Penganiayaan Siswa SPN Lampung

Share this article

”Penyelidikan dan pendalaman kasus kematian siswa SPN Lampung itu juga didukung dengan scientific crime investigation,” kata anggota Kompolnas Poengky Indarti.  

KECEWA : Keluarga menolak hasil autosi dan akan melaporkan kasus wafatnya siswa SPN Kemiling Advent Pratama Telaumbanua ke Mabes Polri dan Presiden Jokowi. (Foto Satrio O Wijoyo)

BANDARLAMPUNG – Ada satu nama yang dilaporkan oleh keluarga Advent Pratama Telaumbanua (APT) ke Polda Lampung. Dia adalah Brigadi I. Seorang kakak Pembina di Sekolah Polisi Negara (SPN) Kemiling, Provinsi Lampung.

Brigadir I disebut-sebut sejumlah saksi melakukan penganiayaan hingga menyebabkan APT meninggal dunia. Laporan teregistrasi dengan nomor LP/B/358/VIII/2023/SPKT/POLDA LAMPUNG.

Ditemui usai menyampaikan laporan, Pendeta Rahmat Telaumbanua – paman sekaligus wali dari APT mengatakan informasi yang dapat dipercaya menyebutkan jika Advent meninggal bukan karena jatuh melainkan karena proses penganiayaan oleh kakak Pembina di lingkungan SPN.

”Kita resmi melaporkan dugaan ketidakwajaran kematian Advent Pratama Telaumbanua. Yang kita laporkan adalah Brigadir I,” kata Rahmat Telaumbanua kepada wartawan usai membuat laporan.

Laporan penganiayaan ini bukan tanpa alasan. Pihak keluarga mencatat dan mendokumentasikan sedikitnya 12 luka di sekujur tubuh korban.

“Kami mendapatkan informasi bahwa Brigadir I, yang melakukan tindakan penganiayaan, maka dia yang kami laporkan,” tegasnya.

Rahmat mengaku memercayakan seluruh proses penyelidikan kepada tim khusus yang sudah dibentuk oleh Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika.

“Kita memercayakan kepada Tim Khusus Polda, yang telah dibentuk tim oleh Kapolda Lampung. Kita memercayakan semua penyelidikan dan kita masih sangat percaya sampai hari ini,” tandasnya.