Scroll untuk membaca artikel
Ekonomi

Mau Tanam Terkendala Modal, Ini Dia KUR BRI Pertanian, Coba Pasti Cepat ACC!

55
×

Mau Tanam Terkendala Modal, Ini Dia KUR BRI Pertanian, Coba Pasti Cepat ACC!

Share this article
FOTO ILUSTRASI.

KABAR baik bagi para petani di Provinsi Lampung. Sudah saatnya menyiapkan modal menjelang musim tanam. Modal biasanya digunakan untuk membeli bibit, pupuk, alat pertanian dan segalam macam perlengkapan.

Biasanya petani mengandalkan pinjaman rentenir atau dengan sistem ijon. Model pinjaman ini sangat mencekik leher petani.

Untuk itu pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) telah bekerja sama dengan pihak perbankan menyiapkan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian.

KUR Pertanian, bisa digunakan untuk membeli pompa air dan alat yang dibutuhkan. Juga KUR  dapat digunakan untuk pembuatan pupuk organik dan modal usaha tani lainnya dalam mendukung peningkatan pertanian.

Tujuan KUR murni untuk membantu petani, harapanya semua daerah harus menyiapkan lumbung pangannya masing-masing agar dapat menyimpan stok pangan di saat menghadapi krisis dunia.

Adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjadi salah satu bank yang dipercaya menyalurkan KUR. Kebijakan ini memprioritaskan penyaluran KUR Pertanian sebagai salah satu wujud mendukung ketahanan pangan nasional.

Tiga Jenis KUR

Skema penyaluran KUR pertanian ada tiga jenis, pertama adalah super mikro, mikro dan KUR kecil.

– KUR Super Mikro, KUR jenis ini merupakan kredit modal dengan plafon perdebiturwncaoai Rp. 10 juta.

– KUR Mikro BRI, KUR jenis ini merupakan kredit modal kerja dengan plafond per debitur mencapai Rp 100 juta.

– KUR Kecil BRI, KUR jenis ini berupa kredit modal kerja untuk para debitur yang mempunyai usaha produktif juga layak dengan plafond mencapai Rp100-500 juta.

Persayaratan umum:

– Belum pernah menerima KUR.

– Belum pernah menerima kredit/pembiayaan investasi/modal kerja komersial, kecuali:

  1. a) Kredit konsumsi untuk keperluan rumah tangga;
  2. b) Kredit skema/skala ultra mikro atau sejenisnya; dan/atau
  3. c) Pinjaman pada perusahaan layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi atau perusahaan pembiayaan berbasis digital.

Persayaratan Khusus:

Tidak ada pembatasan minimal waktu pendirian usaha. Dalam hal calon debitur yang waktu usahanya < 6 bulan harus memenuhi salah satu persyaratan sebagai berikut:

– Mengikuti Pendampingan

– Mengikuti Pelatihan kewirausahaan atau lainnya

– Tergabung dalam kelompok Usaha

– Memiliki anggota keluarga yang mempunyai usaha produktif dan layak

Dokumen:

– Memiliki NIB atau Surat Keterangan Usaha (Kelurahan,RT/RW) dan menyebutkan jenis usaha dan lama usaha.

– Belum pernah menerima kredit/pembiayaan investasi/modal kerja komersial, kecual

Kredit konsumsi untuk keperluan rumah tangga;

– Kredit skema/skala ultra mikro atau sejenisnya; dan/atau

– Pinjaman pada perusahaan layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi atau perusahaan pembiayaan berbasis digital.

– Waktu pendirian usaha minimal 6 bulan

 Dokumen:

– Identitas (e-KTP/surat keterangan pembuatan e-KTP, KK, akta nikah)

– Memiliki NIB atau surat keterangan usaha (Kelurahan, RT/RW) atau surat keterangan domisili usaha.

– Untuk plafon di atas Rp.50 juta wajib memiliki NPWP.

Kriteria Umum:

– Belum pernah menerima kredit/pembiayaan investasi/modal kerja komersial, kecuali:

– Kredit konsumsi untuk keperluan rumah tangga;

Kredit skema/skala ultra mikro atau sejenisnya; dan/atau

– Pinjaman pada perusahaan layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi atau perusahaan pembiayaan berbasis digital.

– Waktu pendirian usaha minimal 6 bulan

 Dokumen:

– Identitas (e-KTP/Surat Keterangan Pembuatan e-KTP, KK, Akta Nikah)

– SIUP TDP NPWP SITU, IUMK atau Surat Keterangan Usaha lainnya

– Wajib Memiliki NPWP

Demikian informasi terkait syarat pengajuan KUR Pertanian. Jika masih belum lengkap penjelasanya, silahkan hubungi kantor BRI terdekat. (*)