Scroll untuk membaca artikel
Hukum dan Kriminal

Polda Lampung : Jaringan Fredy Pratama Belum Habis

1370
×

Polda Lampung : Jaringan Fredy Pratama Belum Habis

Share this article
DPO Narkoba Internasional Fredy Pratama dan AKP Andri Gustami (Kolase)

PALEMBANG : Jajaran Kepolisian Daerah Lampung memastikan akan terus memburu jaringan narkoba  internasional Fredy Pratama. Terbaru, seorang pria dengan status kurir diamankan di Palembang, Sumatera Selatan, akhir pekan lalu.

Meski sudah berhasil menangkap puluhan orang, menyita puluhan ton sabu-sabu, uang ratusan miliar rupiah, aset rumah, mobil, minimarket, surat tanah dan aset barang berharga lainnya. Jaringan Escobar Indonesia ini masih belumlah habis.

Di bawah kendali Dirresnarkoba Polda Lampung, Kombes Erlin Tangjaya mampu mengamankan Belly Saputra, ditangkap di gudang Shopee Express di Jalan Residen H. Najamuddin, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako Palembang, Sabtu 30 September 2023.

“Satu orang tersangka bertugas sebagai kurir jaringan narkoba internasional Fredy Pratama, saat melakukan operasi penangkapan di Palembang, Sabtu lalu,” ujar Dirresnarkoba Polda Lampung, Kombes Erlin Tangjaya.

Dari pendalaman diketahui jika kurir sabu-sabu ini pernah sukses men-delivery 4 kali. Pada Januari 2021 telah melakukan 4 kali pengambilan sabu dari Pekanbaru, Riau ke Surabaya, Jawa Timur atas perintah D yang kini berstatus DPO.

Dapat Miliaran Rupiah Dibelikan Rumah

Dari pengeledahan tersangka, polisi menyita 2 keping ATM BCA Platinum, 1 unit ponsel, 1 unit rumah di Citra Grand City Blok A 02 di Jalan By Pas Alang-alang Lebar, Palembang, 1 unit mobil Hard Top milik Khadafi alias David, dan 1 buah tas pinggang.

“Rumah di Citra Grand City ditempati tersangka Belly, dibeli dari hasil kejahatan tindak pidana narkotika jaringan Fredy Pratama,” jelasnya.

Memang jaringan Fredy ini terkenal royal dalam memberikan tips atas keberhasilan mengirimkan sabu-sabu. Nilainya ratusan hingga miliaran rupiah dalam sekali pengiriman.

”Sejak Januari 2021, sudah 62 kilogram sabu-sabu yang sudah lolos dibawa tersangka Belly Saputra dari Pekanbaru ke Surabaya, dalam pengiriman 4 kali antar dengan upah miliaran rupiah,” tegasnya.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung sudah menangkap Kasatresnarkoba Polres Lamsel AKP Andri Gustami. Perannya adalah kurir special, mengamankan jalur penyeberangan Pelabuhan Bakauheni.

Kemudian diamankan pula, selebgram cantik Adellia Putri Salma, istri Khadafi, bandar narkoba jaringan Internasional Fredy Pratama.

Dari pengembangan kasus ini, petugas telah menyita tiga rumah mewah dan satu minimarket di Palembang dan satu unit rumah mewah di Bekasi milik Adellia Putri Salma. Lantas disita pula beberapa mobil mewah, uang miliaran rupiah, dan aset berharga lainnya. (*)