Scroll untuk membaca artikel
Nasional

Julia Butterfly Hill, Perempuan yang Bertahan 738 Hari di Atas Pohon demi Selamatkan Hutan

×

Julia Butterfly Hill, Perempuan yang Bertahan 738 Hari di Atas Pohon demi Selamatkan Hutan

Share this article


Julia Butterfly Hill, Perempuan yang Bertahan 738 Hari di Atas Pohon demi Selamatkan Hutan




Foto dokumentasi Julia Butterfly Hill. —

RADARTVNEWS.COM – Perjuangan menjaga kelestarian lingkungan tidak selalu dilakukan melalui aksi demonstrasi atau kampanye terbuka. Hal tersebut pernah dibuktikan oleh seorang aktivis lingkungan asal Amerika Serikat bernama Julia Butterfly Hill, yang rela tinggal di atas pohon selama 738 hari demi mencegah penebangan hutan.

Aksi tersebut dimulai pada 10 Desember 1997. Saat itu, Julia yang masih berusia 23 tahun memanjat pohon redwood purba bernama Luna di California, Amerika Serikat.

Pohon tersebut diperkirakan telah berusia lebih dari 1.000 tahun. Luna menjadi salah satu pohon tua yang terancam akibat aktivitas penebangan oleh perusahaan kayu Pacific Lumber Company.

Baca Juga :  Dari Fandom K-Pop hingga VTuber, Komunitas Digital Indonesia Bergerak Bantu Korban Karhutla

Julia memilih bertahan di atas pohon sebagai bentuk protes terhadap rencana penebangan tersebut. Ia menempati sebuah tempat sederhana yang dibangun di antara cabang-cabang pohon dengan ketinggian sekitar 55 meter dari permukaan tanah.

Selama berada di sana, Julia menghadapi berbagai kesulitan. Ia harus bertahan menghadapi cuaca dingin, hujan, angin kencang, hingga badai yang melanda kawasan hutan.

BACA JUGA:Bukan Sekadar Faktor Alam, Ini Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Terjadi!

Kondisi tersebut membuat kehidupannya jauh dari kata nyaman. Selain harus beradaptasi dengan lingkungan di atas pohon, ia juga menjalani hari-harinya dalam keterbatasan dan kesendirian.

Baca Juga :  Anak Krakatau Erupsi Setinggi 500 Meter, Status Siaga dan Radius Bahaya Dipertegas

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Julia mendapatkan bantuan dari sejumlah pendukungnya. Mereka secara berkala mengirimkan makanan dan perlengkapan melalui tali yang dihubungkan ke tempat tinggalnya.

Aksi tersebut juga mendapat perhatian dari berbagai kelompok pemerhati lingkungan. Dukungan terus mengalir meskipun Julia harus menghadapi tekanan selama menjalankan aksinya.

Pada awalnya, Julia tidak memperkirakan akan tinggal selama bertahun-tahun di atas pohon tersebut. Namun, tekadnya untuk melindungi Luna membuatnya tetap bertahan hingga tercapai kesepakatan dengan perusahaan penebangan kayu.

Setelah menjalani 738 hari di atas pohon, perjuangannya akhirnya membuahkan hasil. Pada Desember 1999, Julia dan Pacific Lumber Company mencapai kesepakatan untuk melindungi Luna beserta kawasan hutan di sekitarnya.

Baca Juga :  Gubernur Lampung Buka Mubes I HKSL, Perkuat Pelestarian Adat dan Sinergi Pembangunan Daerah

Kesepakatan tersebut memungkinkan pohon Luna tetap berdiri dan kawasan penyangga di sekelilingnya mendapatkan perlindungan dari aktivitas penebangan.

Julia kemudian turun dari pohon pada 18 Desember 1999. Aksi panjang yang berlangsung selama lebih dari dua tahun itu menjadi salah satu bentuk perjuangan lingkungan yang mendapat perhatian luas.

Namun, perjuangan melindungi Luna tidak sepenuhnya berakhir setelah Julia turun. Pada November 2000, pohon tersebut sempat mengalami perusakan oleh pihak tidak dikenal hingga sebagian besar batangnya mengalami kerusakan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:



Source link