Scroll untuk membaca artikel
Nasional

Serangan Rusia Hantam Pusat Bantuan Ukraina, 40 Orang Tewas

×

Serangan Rusia Hantam Pusat Bantuan Ukraina, 40 Orang Tewas

Share this article


Serangan Rusia Hantam Pusat Bantuan Ukraina, 40 Orang Tewas




Serangan Rusia dengan sembilan bom menghantam pusat distribusi bantuan kemanusiaan di wilayah Zaporizhzhia, Ukraina, hingga menewaskan 40 orang.–

RADARTVNEWS.COM – Serangan militer Rusia kembali menelan korban jiwa di Ukraina. 

Kali ini, sebuah bangunan yang difungsikan sebagai pusat penyaluran bantuan kemanusiaan di wilayah Zaporizhzhia menjadi sasaran serangan hingga menyebabkan 40 orang meninggal dunia.

Baca Juga :  Hujan Mulai Redakan Karhutla, tapi Asap Kembali Muncul dan Titik Panas Masih Terdeteksi di Sejumlah Daerah

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, pasukan Rusia menjatuhkan sembilan bom ke gedung bekas sekolah yang digunakan untuk mendistribusikan bantuan tersebut. 

Peristiwa itu berlangsung pada Senin (2/11/2026).

Menurut Zelensky, serangan tidak hanya menyasar warga yang sedang mengantre untuk mendapatkan bantuan, tetapi juga petugas penyelamat dan aparat kepolisian yang datang ke lokasi setelah kejadian.

“Mereka pertama-tama menyerang orang-orang yang datang untuk menerima bantuan kemanusiaan, kemudian menyerang petugas tanggap darurat dan aparat kepolisian yang tiba di lokasi kejadian,” kata Zelensky, Kamis (5/11/2026).

Baca Juga :  Kai dan Sehun EXO Bakal Debut Sebagai Unit Baru pada Bulan Desember

BACA JUGA:Kasus Darurat Militer, Mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Dituntut Hukuman Mati

Upaya pencarian dan evakuasi korban masih berlangsung hingga Rabu (4/11/2026). 

Zelensky memperkirakan lebih dari 30 orang masih tertimbun material bangunan yang runtuh akibat serangan tersebut.

Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Rusia menyampaikan bahwa operasi militer di wilayah itu ditujukan kepada pasukan Ukraina. 

Rusia mengklaim serangan tersebut menewaskan 25 personel militer dan membantah sengaja menjadikan warga sipil sebagai sasaran.

Serangan di Zaporizhzhia terjadi di tengah meningkatnya intensitas gempuran Rusia terhadap Ukraina. 

Baca Juga :  Bareskrim Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, 23 Perusahaan Direkomendasikan Cabut Izin

Sehari setelahnya, tepatnya Selasa (3/11/2026), Rusia juga melancarkan serangan besar terhadap fasilitas energi di 10 wilayah Ukraina.

Dampak serangan tersebut turut dirasakan warga Kyiv. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

detiknews.com



Source link