Scroll untuk membaca artikel
Nasional

Newsom Ubah Vonis Mati 548 Napi California Jadi Penjara Seumur Hidup

×

Newsom Ubah Vonis Mati 548 Napi California Jadi Penjara Seumur Hidup

Share this article


Newsom Ubah Vonis Mati 548 Napi California Jadi Penjara Seumur Hidup




Gubernur California Gavin Newsom–

RADARTVNEWS.COM — Gubernur California, Amerika Serikat, Gavin Newsom, mengubah hukuman mati terhadap 548 narapidana menjadi penjara seumur hidup. Ia menyebut hukuman mati sebagai tindakan yang secara moral salah.

Kabar ini dikutip dari AFP dan Reuters, Jumat (6/11/2026). Newsom mengumumkannya lewat surat terbuka yang ditujukan kepada seluruh warga California. 

Dalam surat itu, Newsom menyatakan keyakinannya bahwa masyarakat menjadi lebih kuat ketika menolak pembunuhan yang disahkan negara. Ia mengaku sudah lama memegang pandangan tersebut.

Newsom juga mengakui bahwa banyak warga California menilai pelaku kejahatan keji layak dihukum mati. Namun, sebagai gubernur, ia menyimpulkan bahwa negara tidak berhak membunuh mereka. 

Baca Juga :  Tak Mau Terpapar Kabut Asap, Pelari Malaysia Pindahkan Lintasan ke Dalam Mall

“Hari ini, saya bertindak berdasarkan keyakinan yang telah lama saya pegang teguh bahwa, baik secara individu maupun kolektif, kita menjadi masyarakat yang lebih kuat ketika kita menolak pembunuhan yang disahkan oleh negara,” tulisnya dalam sebuah surat yang ditujukan “kepada seluruh warga California.

Ia berharap langkah ini bisa memisahkan kenangan tentang para korban dari nasib para pelaku. Menurutnya, para pelaku kini dapat meninggal dalam ketidakjelasan, sementara para korban akan terus dikenang dan dihormati.

BACA JUGA:Trump Akan Larang Warga 32 Negara Masuk ke Amerika Serikat

Dengan 548 terpidana yang menunggu eksekusi, California memiliki salah satu daftar tunggu hukuman mati terbesar di dunia. Meski demikian, negara bagian itu sudah dua dekade tidak melaksanakan eksekusi.

Baca Juga :  Kemenkes Perkuat Pemeriksaan Genetik, Deteksi Dini Thalassemia Jadi Perhatian

Lewat grasi berskala luas ini, seluruh terpidana mati akan menjalani penjara seumur hidup tanpa kemungkinan bebas bersyarat. Konstitusi California mewajibkan Mahkamah Agung negara bagian meninjau grasi bagi pelanggar yang dua kali divonis kejahatan berat.

Newsom sebelumnya pernah menjabat Wali Kota San Francisco dan Wakil Gubernur California. Ia menetapkan moratorium eksekusi pada Maret 2019, sekitar dua bulan setelah resmi menjadi gubernur. Eksekusi terakhir di California terjadi pada 2006, saat Arnold Schwarzenegger dari Partai Republik memimpin.

Hukuman mati masih tercantum dalam undang-undang California. Aturan itu bisa dihapus oleh pemilih atau badan legislatif, dan gubernur berikutnya masih bisa menghidupkan kembali eksekusi. Pada 2016, pemilih California menolak usulan penghapusan hukuman mati. Mereka justru menyetujui langkah untuk mempercepat proses hukumnya.

Baca Juga :  Cuma 27 Menit! YouTuber Ini Taklukkan Tantangan Makan di Jepang

Keputusan ini muncul di akhir masa jabatan kedua Newsom, yang sekaligus menjadi periode terakhirnya. Politisi Demokrat itu juga diperkirakan akan maju sebagai calon presiden dari partainya pada 2028.

Dari sisi penegak hukum, Jaksa Wilayah Los Angeles County, Nathan Hochman, menyatakan kantornya akan tetap mengevaluasi setiap kasus yang memenuhi syarat hukuman mati. Menurutnya, penilaian itu dilakukan dengan teliti, hati-hati, dan menahan diri.

Newsom menjadi satu dari lebih enam gubernur AS yang memberi grasi massal dalam beberapa tahun terakhir. Namun, grasi ini tercatat sebagai yang terbesar untuk terpidana mati sejauh ini.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:



Source link