Thursday, February 25, 2021

Reaktif Covid-19, Tersangka Korupsi di Dinas Pertanian Dijemput Satgas

Most Read

Perbaikan Jembatan Way Rarem, Arus Kendaraan di Jalinsum Dialihkan

Radartvnews.com- Jembatan way rarem didesa aji kagungan, kecamatan abung kunang, Lampung Utara yang rusak dalam proses perbaikan oleh Balai Besar...

Tunjangan PNS Naik: Eselon IV Rp 7,5 Juta, Sekda Rp 75 Juta

Padartvnews.com- Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung mendapatkan kenaikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) pada tahun 2021. Ini...

Dilantik Jum’at Minus Pesisir Barat, Selamat Bertugas 7 Kada Pemenang

Radartvnews.com- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi akan melantik tujuh pasangan kepala daerah terpilih Jum'at 26 Febuari 2021. Pelantikan dilakukan secara...

PLN Layak Dikomplain, Main Putus, Tembak Tagihan dan Tanpa Pemberitahuan

Radartvnews.com- Perusahaan Listrik Negara (PLN) Lampung Utara terus menuai persoalan. Belum usai persoalan terkait pajak penerangan jalan (PPJ) yang...

Ungkap Kasus, Makam Balita di Lampung Timur Dibongkar

Radartvnews.com- Untuk pentingan penyidikan dan mengetahui penyebab kematian H-S (5) jajaran Kepolisian Lampung Timur dibantu petugas forensik Polda Lampung...

Satu Malam, Tiga Bandit Diringkus Polres Lampung TImur

Radartvnews.com- Hanya dalam waktu semalam, tiga pelaku pencurian dibekuk sataun Resmob Polres Lampung Timur. Salah satu pelaku yakni A-B merupakan...

Radartvnews.com– Setelah menangkap mantan Kepala Dinas Kesehatan Lampung Utara, kali ini (10/12) Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Utara menangkap tersangka dugaan korupsi di Dinas Pertanian.

Penyidik Dari Kejaksaan Negeri Lampung Utara menetapkan dua orang mantan pejabat Dinas Pertanian menjadi tersangka dugaan pidana korupsi.

Keduanya yaitu Rusdie Baron selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Adip Saptoputranto selaku Pejabat Penanggung Jawab Teknis (PPTK).

Aditya Nugroho Kasi Pidsus Kejari Lampura menjelaskan, kedua tersdangka diduga melakukan korupsi di Dinas Pertanian dan Peternakan Lampung Utara pada tahun anggaran 2015 dalam pengadaan 25 unit sumur bor dengan anggaran Rp4.537.500.000 bersumber dari Dana Alokasi Khusus.

Berita Lainnya  Perbaikan Jembatan Way Rarem, Arus Kendaraan di Jalinsum Dialihkan

Berdasarkan hasil perhitungan BPKP terdapat selisih nilai pekerjaan sejumlah Rp639.703.292,62.

Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan, satu diantaranya reaktif covid-19. Sehingga pihak Kejaksaan menyerahkan pada gugus tugas, sementara satu tersangka lainya dititipkan pada Rumah Tahanan Kotabumi.(sas/san)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Berita Lainnya  Karung Beras Isi Sabu 4 Kilogram, Lolos Empat Provinsi Terhenti di Lampung

BERITA TERKINI

berita terkait lainnya