Scroll untuk membaca artikel
Hukum dan Kriminal

Ikrar Setia, Napi Teroris Ajak Rekan Kembali ke NKRI

15
×

Ikrar Setia, Napi Teroris Ajak Rekan Kembali ke NKRI

Share this article

Setelah mendapat pembinaan selama empat bulan, enam narapidana tindak pidana terorisme (Napiter) Lapas kelas IIB Gunungsugih, Lampung tengah melakukan penandatanganan surat pernyataan dan ikrar setia kepada Negara kesatuan republik Indonesia (NKRI), Jumat 7 Juli 2023.

Setelah bersumpah untuk tidak kembali ke jaringan terorisme keenam napiter ini juga berpesan kepada rekan-rekan yang masih belum islah agar segera kembali ke NKRI.

Hal tersebut disampaikan Andre salah satu napiter warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan yang sebelumnya di tangkap di Kota Makasar oleh Densus 88 dan di vonis hukuman selama 3 tahun 6 bulan karena bergabung dalam jaringan jamaah ansharut daulah (JAD) pada tahun 2018.

“Saya bersyukur berada di Lapas Kelas IIB Gunungsugih yang telah memberi fasilitas untuk berkomitmen dan kembali setia kepada NKRI. Saya kepada rekan-rekan yang masih belum islah agar segera kembali ke NKRI,” ujarnya.

Kalapas Kelas IIB Gunungsugih Suprihadi, menjelaskan ke enam Napiter berasal dari jaringan berbeda diantaranya dari Jaringan Jamaah Ansharut Daulah atau JAD, Front Pembela Islam atau FPI dan Jamaah Islamiyah atau JI.

“Mereka ada yang dari Makasar dua orang, Jakarta, Bekasi, Padang dan Pekan Baru. Untuk kegiatan pembinaan ada dua metode yakni kepribadian dan kemandirian dan para napiter ini sangat kooperatif dalam mengikuti pembinaan,” ujar Suprihadi.

Kadivpas Kemenkumham Lampung Farid Junaedi mengatakan bahwa ke enam napiter merupakan mutasi dari rumah tahanan Polda Metro Jaya dan juga Rutan Cikeas yang tergabung dalam beberapa jaringan.(*)