Scroll untuk membaca artikel
Lampung Barat

Sekilo Cuma 500 Perak, Puluhan Ton Labu Siam Dibuang

68
×

Sekilo Cuma 500 Perak, Puluhan Ton Labu Siam Dibuang

Share this article
MUBAZIR : Aksi pengepul sayuran membuang labu siam di Lampung Barat. (Foto Net)

MERASA kesal dan pusing atas anjloknya harga komoditas labu siam. Pengepul hasil pertanian, di Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung membuang berton-ton labu siam di pinggir jalan.

Berkarung-karung labu siam ini terpaksa di buang karena permintaan dari Jakarta dan Bandarlampung tidak ada. Pengepul masih mengambil labu siam dari petani. Namun usai barang terkumpul, tidak ada orderan masuk.

Video amatir Analisa Pos menunjukan ada dua orang pria berada di atas tumpukan karung berisi labu siam yang diangkut menggunakan mobil pick up L-300.

Sugimin, pengepul sayuran di Kecamatan Sekincau mengatakan permintaan pasar terhadap sayuran labu siam ini sedang sepi.

“Tak laku di pasaran, tak ada yang pesan. Terpaksa kami membuangnya,” ujar  Gimin, sapaan akrabnya.

Pemuda ini mengatakan biasanya dari luar daerah seperti Jakarta tiap hari pasti ada pemrintaan labu siam. ”Belas biasnaya masih ada pesanan meski Cuma satu mobil,” terusnya.

Turunnya permintaan labu siam di pasaran saat ini dikarenakan stok melimpah.

“Mungkin karena masih banyak pasokan atau stoknya, sehingga ini tidak ada sama sekali permintaan dari pasar,” imbuhnya.

Harga  labu siam dari petani-petani di Lambar hanya berada di kisaran Rp 200 hingga Rp 500 perkilogram.

Padahal menurutnya, sebelum terjun bebas, harga labu siam dari petani bisa mencapai Rp 2 ribu hingga Rp 3 ribu dan bertahan cukup lama yakni sekitar dua bulan.

Dia mengaku, dirinya beserta anak buahnya juga membuang 20-30 karung labu siam. ”Sudah kita berikan sebagian kepada warga. Sisanya sudah tidak ada yang mau,” jelasnya. (*)