Scroll untuk membaca artikel
Hukum dan Kriminal

Lapor Pak Kapolda : Dalam 1 Bulan, Ditemukan Tiga Mayat Tanpa Kepala

12
×

Lapor Pak Kapolda : Dalam 1 Bulan, Ditemukan Tiga Mayat Tanpa Kepala

Share this article
EVAKUASI : Tim gabungan BASARNAS melakukan evakuasi mayat di Pantai Penobaan, Tanjungtua, Lampung Selatan. (Foto Basarnas)

BANDARLAMPUNG – Jajaran Polres Tanggamus, Polres Lampung Selatan dan Kepolisian Daerah (Polda) Lampung memiliki “PR” sangat serius menuntaskan penemuan mayat tanpa kepala.

Bukan satu atau dua, melainkan tiga mayat tanpa kepala ditemukan. Semuanya, berjenis kelamin pria, dan tanpa identitas alias anonim.

Diduga kuat ketiganya merupakan korban pembunuhan. Modus baru dengan memenggal kepala, dan membuang jasad tanpa kepala di tengah laut, agar cepat membusuk dan tidak mudah dikenali karena tanpa bagian wajah tentunya.

”Ini persoalan serius, jangan diabaikan oleh kepolisian. Mentang-mentang tidak dikenali dan tidak ada identitas, kasus ini tak diselidiki dan diungkap,” ujar Marwan, warga Bakauheni.

Penemuan tiga jasad tanpa kepala korban mutilasi ini terjadi dalam kurun satu bukan terakhir.

Penemuan Mayat Pertama

Peristiwa pertama yakni mayat seorang pria ditemukan di Pantai Cuku Gayu, oleh warga Kampung Teluk Balak, Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus.

Mayat terdampar di bibir pantai ditemukan nelayan dengan kerusakan tubuh akibat pembusukan mencapai 80 persen. Diduga korban dianiaya terlebih dahulu, karena jari tangan dan jari kaki semuanya dalam kondisi terpotong.

“Tidak ditemukan identitas pada korban. Hanya sehelai celana training warna hitam tanpa merk dan celana dalam pria warna coklat,” kata Kapolsek Pematang Sawa Ipda Arief Janto.

Penemuan Mayat Kedua dan Ketiga

Tim gabungan Basarnas Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan mengevakuasi mayat berjenis kelamin laki-laki di Pantai Penobaan, Tanjung Tua, Bakauheni, pada Rabu 6 September 2023.

Jasad mengenakan celana jeans dan kemeja biru, sudah terlungkup mengapung di bibir pantai berbatu.

Penemuan kedua, selang 12 jam kemudian terjadi pinggir pantai Desa Pematang Pasir, Kecamatan Ketapang, sekira pukul 21.00 WIB.

Kedua jenazah sudah dibawa ke RSUD Bob Bazar Kalianda untuk menjalani autopsi.

Sejauh ini, aparat desa tiga lokasi penemuan mayat tersebut memastikan jika para korban bukanlah warganya. (*)