Scroll untuk membaca artikel
Wisata Lampung

Imbas Kemarau Panjang, Debit Air Danau Kawah Putih Ciwidey Menyusut Hingga 40 Persen

×

Imbas Kemarau Panjang, Debit Air Danau Kawah Putih Ciwidey Menyusut Hingga 40 Persen

Share this article


Imbas Kemarau Panjang, Debit Air Danau Kawah Putih Ciwidey Menyusut Hingga 40 Persen




Fenomena kemarau ekstrem membuat debit air di objek wisata populer Danau Kawah Putih, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengalami penyusutan –Cnn indonesia

RADARTVNEWS.COM – Dampak dari musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah turut dirasakan di sektor pariwisata alam. Salah satunya terjadi pada destinasi populer Danau Kawah Putih di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang dilaporkan mengalami penyusutan debit air hingga 40 persen.

Baca Juga :  Dikira Susu Ternyata Kue! Dessert Unik Jepang Ini Dijual dalam Karton Satu Kilogram

Pengelola Kawah Putih, Budi Kawal, menjelaskan bahwa volume air di danau kawah tersebut sangat bergantung pada dinamika cuaca. Apabila musim kemarau berlangsung, air danau secara alami akan menyusut, namun volumenya berpotensi kembali normal ketika musim hujan tiba.

“Debit air Danau Kawah Putih saat ini menyusut sekitar 40 persen akibat kemarau panjang. Jika musim hujan tiba, debit air berpotensi kembali meningkat,” ujar Budi saat dikonfirmasi, Kamis (22/10).

Sebelumnya, fenomena surutnya air di destinasi wisata ikonik ini sempat viral di berbagai platform media sosial. Dalam tayangan yang beredar, tampak bagian tepi danau mengering dan memunculkan area daratan yang sebelumnya tertutup air.

Baca Juga :  Mendagri Tekankan Penguatan Sistem IT untuk Dukung Digitalisasi Perlindungan Sosial

Kendati permukaan air danau berkurang cukup signifikan, pihak pengelola memastikan bahwa kondisi tersebut sejauh ini belum membawa dampak negatif terhadap tingkat kunjungan wisatawan. Penurunan permukaan air justru membuat area daratan di sekitar tepi danau semakin luas dan kerap dimanfaatkan pengunjung sebagai latar berfoto yang unik.

“Untuk kunjungan sementara alhamdulillah enggak. Karena yang dulunya berfoto di tepian air, sekarang jadi ada daratan. Jadi jumlah kunjungan masih stabil. Pada hari biasa sekitar 600 orang, sedangkan saat akhir pekan bisa lebih dari 1.500 orang,” ungkapnya.

Baca Juga :  H. Umran Harun Kembali Pimpin HKSL Lampung Siap Teguhkan Persatuan dan Pelestarian Budaya

Lebih lanjut, Budi menambahkan bahwa fasilitas pendukung bagi para pelancong di kawasan wisata Kawah Putih masih berfungsi normal dan tidak mengalami perubahan apapun di tengah situasi kemarau ekstrem ini.

BACA JUGA:Nyawa Jadi Taruhan di Perlintasan Tanpa Palang, Sekali Lengah Kereta Tak Bisa Berhenti Mendadak

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

cnn indonesia



Source link