Jumat 23-10-2026,23:07 WIB
Reporter:
MG – Najwa Santi Femida |
Editor:
Jefri Ardi

Pemerintah terus mendorong revitalisasi Puskesmas dan peningkatan kelas RSUD untuk akses pelayanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat.–Google
RADARTVNEWS.COM – Pemerintah terus berupaya mempermudah masyarakat dalam mendapatkan akses pelayanan kesehatan. Salah satu langkah utamanya adalah meningkatkan status 66 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dari kelas D menjadi kelas C.
Program ini dilaksanakan secara bertahap dari tahun 2025 hingga 2027 merupakan bagian dari upaya Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kapasitas fasilitas kesehatan di berbagai daerah dalam dua tahun masa pemerintahannya.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hingga September 2026, pembangunan rumah sakit daerah tersebut menunjukkan kemajuan pesat. Dari 22 RSUD yang ditargetkan rampung pada tahun 2025, sebanyak 21 bangunan telah selesai dan 18 di antaranya sudah mulai melayani pasien.
Sementara itu, untuk target tahun 2026, sebanyak 18 dari 20 RSUD sudah mulai dibangun, sedangkan 24 RSUD selebihnya diproyeksikan untuk peningkatan kelas pada tahun 2027.
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menjelaskan bahwa penguatan RSUD ini bertujuan agar warga daerah tidak perlu lagi berobat jauh ke kota-kota besar. Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo untuk memastikan layanan kesehatan berkualitas merata di seluruh Indonesia, termasuk wilayah kepulauan dan kawasan timur seperti Nias, Kepulauan Anambas, Sumba Barat Daya, Kepulauan Aru, hingga Papua.
Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, menambahkan bahwa pembangunan fisik ini juga akan didukung oleh pengiriman tenaga dokter dari Kementerian Kesehatan. Selain rumah sakit, pemerintah turut merevitalisasi sekitar 9.000 Puskesmas melalui program Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP).
Melalui pendekatan baru ini, Puskesmas memberikan layanan menyeluruh berdasarkan tahapan usia, mulai dari bayi hingga lansia. Tak hanya itu, fasilitas medis juga terus dilengkapi dengan penyebaran alat antropometri ke Posyandu, alat USG, hingga perangkat sinar-X untuk pemeriksaan TBC.
Ke depannya, pemerintah juga merencanakan pembangunan hampir 2.000 Puskesmas baru pada 2027–2029 untuk memberikan pelayanan awal dan pencegahan penyakit yang lebih dekat dengan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
cnn indonesia












