Scroll untuk membaca artikel
Nasional

Jepang Sulap Sisa Potongan Mi Udon Jadi Bir, Inovasi Kuliner untuk Kurangi Limbah

×

Jepang Sulap Sisa Potongan Mi Udon Jadi Bir, Inovasi Kuliner untuk Kurangi Limbah

Share this article


Jepang Sulap Sisa Potongan Mi Udon Jadi Bir, Inovasi Kuliner untuk Kurangi Limbah




Inovasi kuliner dari Jepang mengubah potongan mi udon yang tak terpakai menjadi bir craft.–detikfood

RADARTVNEWS.COM – Inovasi dalam dunia kuliner kembali hadir dari Jepang. Potongan mi udon yang biasanya tidak digunakan karena ukurannya terlalu pendek kini diolah menjadi bahan pembuatan bir. Langkah ini menghadirkan alternatif pemanfaatan sisa produksi sekaligus memperkenalkan tradisi kuliner setempat melalui produk baru.

Bir tersebut bernama Mizusawa 15 Udon Ale dan mulai dipasarkan pada 10 Oktober 2026. Produk ini berasal dari kawasan Mizusawa, Shibukawa, Prefektur Gunma, Jepang, yang dikenal sebagai daerah penghasil mi udon dengan sejarah kuliner panjang.

Baca Juga :  OMC Lampung Dihentikan karena Tak Ada Awan Potensial, Pemadaman Way Kambas Berlanjut

Gagasan pembuatannya muncul dari kolaborasi Asosiasi Pariwisata Shibukawa Ikaho Onsen dengan perusahaan konsultan desain berkelanjutan, Odoriji. Keduanya ingin menciptakan produk yang merepresentasikan budaya kuliner Mizusawa sekaligus memberikan nilai tambah pada bahan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan.

Proses pengolahan mi menjadi bir membutuhkan tahapan khusus. Potongan udon terlebih dahulu dihancurkan, kemudian dicampurkan dengan air panas bersuhu terkontrol. Enzim dari malt ditambahkan untuk mengubah pati dalam mi menjadi gula yang dapat difermentasi.

Tahap pembuatan bir selanjutnya ditangani oleh Sakatsugi Brewing, produsen bir yang berbasis di Tokyo. Hasilnya berupa minuman dengan kadar alkohol 5 persen, yang menurut pengembangnya memiliki rasa manis lembut, aroma buah, serta sensasi akhir yang segar.

Baca Juga :  Dampak Panjang Asap Karhutla Ancam Kesehatan Mental hingga Masa Depan Anak

Nama “15” pada produk tersebut merujuk pada Route 15, jalan yang mengarah ke Kuil Mizusawa Kannon dan dikenal memiliki banyak restoran udon. Bir ini juga disarankan untuk dinikmati bersama udon Mizusawa dan tempura.

Pada tahap awal, penjualannya masih terbatas melalui toko daring Odoriji dan sejumlah restoran di kawasan Mizusawa serta Ikaho. Jumlah produksi sengaja dibatasi untuk menguji respons pasar sebelum menentukan pengembangan berikutnya.

Inovasi ini menunjukkan bahwa sisa bahan pangan tidak selalu harus berakhir sebagai sampah. Dengan pengolahan yang tepat, bahan tersebut berpotensi menjadi produk baru yang menggabungkan kreativitas, budaya lokal, dan pemanfaatan sumber daya secara lebih optimal.

Baca Juga :  Transaksi QRIS di Jepang Melonjak 95 Persen, Wisatawan Indonesia Makin Praktis Belanja

BACA JUGA:Unik! Lima Makanan Tradisional Ini Punya Makna Kesehatan dan Umur Panjang

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

detikfood



Source link